Kali Besar Kota Tua (Akhirnya) Bergaya

Setelah turut mengapresiasi perayaan Imlek 2019 di Glodok, rasanya belum cukup eksplorasi di hari itu. Malam itu aku memutuskan untuk melanjutkan perjalanan di Kota Tua. Sebenarnya tujuannya spesifik, ingin melihat Kali Besar yang kabarnya sudah mulai bergaya. Sejak dibuka beserta jalur pedestriannya pada 6 Juli 2018, aku belum sempat melihatnya langsung. Kali Besar adalah terusan yang mengalir sejajar dengan Sungai Ciliwung dan bermuara di Teluk … Continue reading Kali Besar Kota Tua (Akhirnya) Bergaya

Harum Pasar Kembang dan Sebuah Kenangan

Sebelum bercerita soal Pasar Kembang yang legendaris di Kota Solo, ada sedikit intermezzo ya. Jadi sewaktu kecil aku tinggal di Gondowijayan, sebuah area yang sangat dekat dengan kompleks Keraton Mangkunegaran. Eyang dari eyangku, atau kita menyebutnya mbah canggah Karyosasmito, adalah pegawai di Keraton Mangkunegaran. Beliau adalah pemilik generasi pertama rumah keluarga di Gondowijayan tersebut. Tak heran nuansa Mangkunegaran turut mempengaruhi rumah keluarga kami. Dari bentuk … Continue reading Harum Pasar Kembang dan Sebuah Kenangan

Libur Imlek di Klenteng Tertua Jakarta

Untuk mengisi liburan Imlek 2017, rasanya paling pas untuk mengeksplor budaya Tionghoa di Jakarta. Pastinya bakalan seru untuk eksplor dari unsur yang paling jadul. Akhirnya pilihan jatuh untuk pergi ke Klenteng Kim Tek Le yang merupakan klenteng yang tertua di Jakarta. Bangunan ini terletak di kawasan China Town-nya Jakarta yaitu di Glodok. Ya siapa menyangka kalau klenteng yang biasa disebut juga sebagai Vihara Dharma Bhakti … Continue reading Libur Imlek di Klenteng Tertua Jakarta

Nuansa Pagi Tawangmangu

Liburan akhir tahun 2013, kami sekeluarga memutuskan untuk berlibur di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Kami menyewa sebuah penginapan sederhana yang dikelola oleh teman mama. Kami pun menginap semalam disana. Tawangmangu merupakan lokasi wisata klasik di lereng Gunung Lawu yang mulai dikenal sejak zaman Hindia Belanda. Lokasinya yang bisa ditempuh sekitar satu jam dari Kota Solo, menjadi daya tarik untuk warga Solo maupun wisatawan untuk menjelajah kesana. … Continue reading Nuansa Pagi Tawangmangu

Lokananta (Kembali) Menjemput Jaya

Lokananta tetap familiar bagi sebagian besar warga Solo, ditengah popularitasnya yang mungkin tidak seperti dahulu. Sebagai perusahaan label rekaman pertama Indonesia (berdiri 29 Oktober 1956), Lokananta Tumbuh sebagai kebanggaan kota ini. Lokananta sempat kembali hits disaat hingar bingar klaim lagu Rasa Sayange oleh Malaysia. Lokananta secara valid mempunyai master rekaman dengan angka tahun yang membuktikan lagu tersebut memang lagu dari Indonesia. Meskipun dikenal, sepertinya masih … Continue reading Lokananta (Kembali) Menjemput Jaya

Sekilas Hijau Matesih

Saat aku mudik lebaran tahun 2017 ke Kota Solo, mama punya ide untuk silaturahmi ke saudara yang berada di Matesih. Silaturahmi sekalian jalan-jalan. Akupun langsung setuju karena belum pernah sebelumnya eksplor kesana. Matesih adalah sebuah desa di Kabupaten Karanganyar. Lokasinya dekat dengan Kota Solo. Hanya sekitar 35 km atau satu jam dari pusat Kota Solo. Berada di kaki Gunung Lawu dengan ketinggian sekitar 750 m … Continue reading Sekilas Hijau Matesih

Makan Ditemeni Banyak Banget Action Figures

Mudik ke Kota Solo adalah kesempatan berharga buat kulineran. Biasanya sudah ada daftar panjang lokasi legendaris mana yang mau dikunjungi. Temanya pengen serba otentik, pengen cita rasa jadul, dan nggak kekinian. Makanya, meski nggak anti, kalau nggak kepepet, nggak ke resto fast food maupun food court yang menunya cenderung moderen. Nah, makanya pas pertama kali denger ada tempat makan baru di deket Pasar Kembang Solo … Continue reading Makan Ditemeni Banyak Banget Action Figures